Teori Tentang Nilai Tenaga Kerja

Karl MarxMenurut Marx, dalam sistem ekonomi kapitalis tinggi upah buruh yang tepat ditentukan oleh cara yang sama. Upah buruh adalah imbalan atau pembayaran bagib tenaga kerja buruh. Tenaga kerja buruh diperlakukan persis sebagai komoditi. Seperti seorang penjual menjual hasil kerajinan tangannya di pasar, si buruh menjual hasil kerajinan tangannya di pasar,si buruh menjual tenaga kerjanya kepada yang mau membelinya. Majikan adalah orang yang memerlukan komoditi tenaga kerja. Maka ia pergi ke pasar dan membelinya dengan harga yang sesuai dengan nilai tukarnya. Bagaimana nilai (tukar) tenaga kerja buruh ditentukan secara objektif ???

Nilai tenaga kerja – sama seperti nilai setiap komoditi – ditentukan oleh jumlah pekerjaan yang perlu untuk menciptakannya. Maka nilai tenaga kerja adalah jumlah nilai semua komoditi yang perlu dibeli oleh buruh agar ia dapat hidup, artinya agar ia dapat memulihkan tenaga kerjanya serta memperbaharuinya dan menggantikannya kalau ia sudah tidak dapat bekerja lagi. Dengan kata lain, nilai tenaga kerja buruh adalah jumlah nilai makanan, pakaian, tempat tinggal, dan semua kebutuhan hidup lain si buruh dan keluarganya – sesuai dengan tingkat sosial dan kultural masyrakat yang bersangkutan. Kesimpulan teori nilai tenaga kerja itu adalah bahwa upah yang “wajar” – wajar dalam artian buruh mendapat yang senilai (equvalent) dengan apa yang diberikannya, jadi sesuai dengan hukum yang secara resmi/umum berlaku di pasar – adalah yang mencukupi buruh untuk dapat memulihkan tenaga kerja serta membesarkan anak -anak yang akan menggantikannya apabila tenaga kerja sendiri sudah habis.

Maka menurut Marx upah yang diterima buruh adalah “adil” dalam arti bahwa transaksi antara majikan dan buruh berupa “pertukaran equvalent” : penyerahan tenaga kerja oleh buruh diberi imbalan sesuai dengan hukum pasar. Jadi Marx tidak mengandaikan adanya sesuatu penghisapan buruh yang luar biasa. Ia mengatakan bahwa dalam situasi dan kondisi biasa. upah buruh pun biasa, sesuai dengan “harganya”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: