Hakikat Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan

Pengajaran dan PenerapannyaMengajar kelompok kecil dan perorangan merupakan bentuk mengajar klasikal biasa yang memungkinkan guru dalam waktu yang sama menghadapi beberapa kelompok kecfil yang belajar secara kelompok dan beberapa orang siswa yang bekerja atau belajar secara perorangan. Fornat mengajar itu ditandai oleh adanya hubungan interpersonal yang lebih akrab dan sehat antara guru dengan siswa, adanya kesempatan bagi siswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan, minat, cara, dan kecepatannya, adanya bantuan dari guru, adanya keterlibatan siswa dalam merencarang kegiatan belajarnya, serta adanya kesempatan bagi guru untuk memainkan berbagai peran dalam kegiatan pembelajaran. More

Komponen Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan

keterampilan belajaraKomponen keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan terdiri dari :
1. Keterampilan mengadakan pendekatan pribadi, yang ditampilkan dengan cara :
a. menunjukkan kehangatan dan kepekaan terhadap kebutuhan dan perilaku siswa.
b. mendengarkan dengan penuh rasa simpati gagasan yang dikemukakan siswa
c. merespon secara positif pendapat siswa
d. membangun hubungan berdasarkan rasa saling mempercayai
e. menunjukkan kesiapan untuk membantu
f. menunjukkan kesediaan untuk menerima perasaan siswa dengan penuh pengertian
More

Introduction of Literature

literatureLiterature is a part of the society, because it concerns with all human activities and expresses all sorts of human feeling, emotion and view of life. Moreover, it helps us to know the inner of someone’s life such as his attitudes, love, and other emotions. Indirectly, studying literature can help us to make some conclusion about what is better and worse in life, or at least gain an insight into some of the universal problems of mankind.
Literary work, especially novel usually concerns with fictitious people or events that are produced through the imagination of the author. Although the source of imagination or inspiration sometimes comes from reality, for instance, living society or politics, the results are mixed with the author’s interpretation of those events. Due to this, the production of a literary work is usually considered as the author’s imaginative invention or creative work of writing.
To analyze literary work, somebody has to know what literary work is and what aspect that is most important in that work. Literary work is an experience, thought, feeling, ideas and spirit of the writers, which are expressed in novel, drama, poetry and short story. More

Teori Tentang Nilai Lebih

Karl Marx Teori Nilai - LebihMari kita bertolak dari pengandaian bahwa seorang buruh membutuhkan rata-rata sepuluh ribu rupiah per hari supaya ia dengan keluarganya dapat hidup, artinya memulihkan tenaga kerja serta membesarkan anak-anaknya supaya di kemudian hari mereka dapat menggantikannya (dimana, misalnya, termasuk biaya sekolah dan sebagainya). Jadi nilai tenaga kerja adalah sepuluh ribu per hari. Marx mengandaikan bahwa dalam keadaaan ekonomi normal majikan yang membeli tenaga kerja buruh itu akan membayar upah yang “sesuai”, dalam kasus kita sekitar sepuluh ribu rupiah (kalau jumlah buruh yang menawarkan diri berlimpah, “harga” tenaga kerja dibedakan dari nilainya, akan turun, jadi upah akan kurang dari Rp.10.000; sebaliknya, kalau ada kekurangan buruh, upah akan naik di atas Rp 10.000; tetapi pada hakikatnya upah buruh akan berkisar sekitar sekitar Rp. 10.000) More

Teori Tentang Nilai Tenaga Kerja

Karl MarxMenurut Marx, dalam sistem ekonomi kapitalis tinggi upah buruh yang tepat ditentukan oleh cara yang sama. Upah buruh adalah imbalan atau pembayaran bagib tenaga kerja buruh. Tenaga kerja buruh diperlakukan persis sebagai komoditi. Seperti seorang penjual menjual hasil kerajinan tangannya di pasar, si buruh menjual hasil kerajinan tangannya di pasar,si buruh menjual tenaga kerjanya kepada yang mau membelinya. Majikan adalah orang yang memerlukan komoditi tenaga kerja. Maka ia pergi ke pasar dan membelinya dengan harga yang sesuai dengan nilai tukarnya. Bagaimana nilai (tukar) tenaga kerja buruh ditentukan secara objektif ??? More